FIZA TOUR DAN TRAVEL

Sapu Jagat Penumpang Delay Minangkabau, Garuda Akan Pakai Airbus 330

MedanBisnis - Jakarta. Empat penerbangan Garuda Indonesia yang menuju Jakarta mengalami gangguan jadwal penerbangan dari Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat, hari ini. Rencananya, Garuda akan mengoperasikan pesawat Airbus berbadan besar untuk mengangkut para penumpang yang tertunda keberangkatannya. 
"Maka besok Garuda akan mengoperasikan Airbus 330 yang bisa menampung 300 penumpang. Kita akan operasikan dua kali dari Padang ke Jakarta. Jadi kayak sapu jagat kita," kata Vice President Corporate Communication Garuda, Pujobroto, kepada detikcom, Jumat (28/2/2014). Pujo menyampaikan, pengoperasian Airbus berbadan besar itu akan dilakukan esok hari (1/3) jika kondisi cuaca memungkinkan. Seperti diketahui, aktifitas penerbangan dari Bandara Minangkabau terkendala akibat asap kebakaran lahan gambut dari Riau. "Penerbangan dari Padang tujuan Jakarta tidak bisa diberangkatkan. Ada delapan penerbangan, dari pukul 10.00 WIB pagi tadi, yaitu GA 162, hingga penerbangan pukul 19.10 WIB tadi, yaitu GA 168, tidak bisa diberangkatkan. Dari Padang ke Jakarta ada empat penerbangan, dan dari Jakarta ke Padang ada empat penerbangan," papar Pujobroto. 

Tujuh Bandara Masih Ditutup, Abu Kelud Mengarah ke Sumatra

Liputan6.com, Surabaya : Sebanyak 7 bandara dan 1 landasan udara di Jawa Tengah dan Jawa Timur masih ditutup hingga saat ini. Meskipun sudah tidak ada hujan abu dan pasir, kondisi lingkungan bandara yang masih tertutup abu dan pasir dari erupsi Gunung Kelud. Sehingga operasional penerbangan ditutup. Ketujuh bandara itu, yakni Bandara Internasional Juanda Surabaya, Adi Sumarmo Solo, Adi Sucipto Yogyakarta, Abdulrahman Saleh Malang, Ahmad Yani Semarang, Husein Sastranegara Bandung, dan Tunggu Wulung Cilacap semuanya masih ditutup. Landasan udara Iswahyudi Madiun juga ditutup. Berdasarkan peringatan dari VAAC (Volcanic Ash Advisory Centre), yang berpusat di Washington, untuk Region Indonesia (BMKG), sebaran abu vulkanik di udara sebagian besar telah meninggalkan Jawa dan Sumatera , namun mengarah ke Samudera Indonesia di barat Sumatera.

Bandara Ahmad Yani Kembali Dibuka

Liputan6.com, Semarang : Bandara Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah akhirnya kembali dibuka mulai Sabtu siang setelah ditutup selama 20 jam, sejak Jumat 14 Februari karena hujan abu vulkanik letusan Gunung Kelud. "Sebenarnya pembukaan bandara sudah dilakukan sejak Sabtu pagi. Namun hingga Sabtu petang ini, penerbangan belum normal dan hanya melayani rute tertentu," kata General Affair and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani, Anom Fitranggono di Semarang, Sabtu (15/2/2014). "Selama penutupan itu, ada sekitar 76 penerbangan ke berbagai daerah tujuan dibatalkan. Sekarang jadwal penerbangan sejumlah maskapai belum sepenuhnya normal," imbuh Anom. Meski demikian, jadwal penerbangan Lion Air dan Citilink dari dan menuju Bandara Semarang belum dibuka. Kedua maskapai penerbangan itu baru kembali beroperasi hari Minggu 16 Februari besok.

Penerbangan Belum Terganggu Cuaca Buruk

Liputan6.com, Jakarta : Kondisi cuaca yang buruk beberapa hari belakangan ini masih belum mengganggu penerbangan di Indonesia. Kondisi cuaca dengan hujan yang turun hampir setiap saat dinilai masih cukup aman bagi maskapai untuk menerbangkan pesawatnya. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesia National Carriers Air Assosiation (INACA) Arif Wibowo mengatakan, sejauh ini kondisi cuaca masih belum memberikan pengaruh besar terhadap penerbangan di Indonesia. "Kalau sejauh ini belum ada masalah apa-apa, semuanya masih normal. Penerbangan masih belum terganggu," ujarnya saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, seperti ditulis Kamis (16/1/2014).

Lion Air Claim Batam Sebgai Hub Kedua Setelah Jakarta

Liputan6.com, Jakarta : Maskapai penerbangan Lion Air makin menancapkan kuku bisnisnya di Indonesia. Lion Group telah memutuskan untuk menjadikan Batam sebagai hub besar kedua setelah Jakarta. Keputusan ini diharapkan bisa menekan biaya operasional dari perusahaan yang dimiliki Rusdi Kirana tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, Lion Group telah meningkatkan jumlah destinasi domestik yang dilayani dari Batam ke 15 destinasi, dan berencana meningkatkan melayani 20 destinasi domestik di Indonesia dari Batam. "Alasan kami memilih Batam sebagai HUB adalah lokasi yang strategis bagi yang ingin melakukan perjalanan antara timur dan barat Indonesia," ungkap Direktur Utama Lion Group, Rusdi Kirana dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/1/2014).

Keajaiban Ibadah Haji

Ratusan ribu umat manusia  berdatangan ke Masjidl Haram, mereka tidak memandang raja atau rakyat kedudukan atau pangkat, kaya atau miskin, di lisan mereka hanya berkumandang Labbaikallahumma Labbaik, mereka semua mengagungkan asma Allah SWT ... Subbahanallah begitu indahnya agama islam, tidak pernah pandang bulu dalam urusan ibadah ....  Wassalam

Created by Fiza Tour dan Travel